Senin, 08 Maret 2010

Mendefinisikan Cinta yang Tak Terdefinisi

anyak orang yang ingin mendefinisikan rasa suka, sayang, dan cinta. Mencari perbedaan dari masing2 makna. dan aku adalah salah satu dari sekian banyak orang tersebut. Di kamus besar bahasa Indonesia, 3 kata ini mengarah pada kata yang sama. yaitu suka. yang berarti, menurut KBBI untuk bisa menyayangi dan mencintai kau harus memulainya dengan perasaan suka. saya sangat tidak setuju amat sangat tidak setuju.

oke. klo gitu aku akan coba untuk mendefinisikan kata pertama. SUKA.
hmm. suka itu adalah ketertarikan akan sesuatu yang terlihat. akan sesuatu yang physically exist. "aku suka benget lagu ini, musiknya keren" pernyataan tersebut keluar karena ia bisa mendengar lagunya. dan dia punya alasan. alasan untuk menyukainya. ketika alasan itu hilang, maka pastilah ia tidak menyukainya lagi. "wah, warung itu gak seenak dulu makanannya, aku kurang suka." berarti setiap orang mempunyai alasan untuk menyukai seusuatu atau seseorang yang lainnya. kesimpulannya, rasa suka dibatasi oleh sebuah alasan fisik.

yang kedua. SAYANG.
sejauh ini, aku belum pernah ke orang "aku cinta kamu" paling pol adalah "aku sayang kamu". kalau kita tinjau dari definisi yang diberikan oleh KBBI, rasa sayang diawali dengan rasa suka. dan saya sama sekali tidak setuju. berdasar pengalaman pribadi, dulu waktu SMA aku pernah sayang ama orang, nggak ada yang tau. dan aku emang gak pernah bilang ke siapapun. dilihat dari segi fisik, orang yang kusayang itu gak cantik, gak seksi. pinter si, tapi nyebelinnya minta ampun. pokoknya kalo dirinci, banyak yang gak ta sukai lah dari dia. tapi anehnya, aku sayang. aku gak neko-neko. gak pengen ini tiu. ya sayang aja. dia begitu berharga. aku gak tau kenapa. Dulu banyak juga teman-teman sekelas saya yang menyebalkan. tapi aku sayang mereka semua. mungkin karena kita terlalu sering bersama-sama ya?
definisiku yang ini masih ruwet, coba dipersimpel. umumnya orang tua sayang anaknya kan? gak peduli anaknya sebangsat apapun juga. gak pedulu anaknya sejelek apa. gak peduli anaknya segoblok apa. mereka hanya ingin yang terbaik. mereka cuma ingin anak2nya bahagia.

menurutku, inilah rasa sayang. :)

yang ketiga, CINTA

banyak orang salah mengartikan. cinta disamakan dengan nafsu. coba kita perhatikan, "jatuh cinta pada pandangan pertama" benarkah ada? mungkin lebih tepat, "Nafsu pada pandangan pertama" sangat mungkin. semakin kita beranjak dewasa, definisi cinta semakin melenceng ke hasrat seksual, aku pengen meluk kamu, aku pengen cium kau, aku pengen...
sampai-sampai, kegiatan seksual itu kalau di translate ke bahasa inggris adala "making love". kenapa harus making love? padahal utk utk make the real love tidak dengan cara seperti itu. dalam bahasa indonesia kita juga mengenal kata "bercinta" yang artinya juga sama. definisi seperti ini menyebabkan orang berpikir, "kalo kamu cinta aku, kamu harus bercinta denganku"
definisi yang salah. SANGAT AMAT SALAH.

mungkin definisi cinta mepet-mepet dengan definisi sayang, cuma lebih murni. lebih putih. (jadi kaya lagune slank), dan saya yakin. mungkin sampai saat ini. aku belum pernah jatuh cinta. maka dari itu, saya bingung mendefinisikannya. tapi orang bijak berkata, "teori itu gak penting, yang penting itu prakteknya". buat apa kita susah-susah mendefinisikan sebuah kata. atau dalam kata lain, kita membatasi kata cinta dengan sebuah definis?. kalau kita tak bisa mendefinisikannya, kita lakukan saja. kita praktekkan.
contoh cinta yang paling nyata adalah cinta Allah. Allah gak peduli kamu hitam atau kamu putih, gak peduli kamu ganteng ato jelek, gak peduli maling atau bukan, gak peduli supir atau pilot. Ia tetap memberimu rezeki dengan kadar yang telah ia tentukan tiap harinya. Ia tetap mengizinkanmu bernafas di bumiNya, di semestaNya.

1 komentar:

  1. Cinta identik dengan kasih sayang ,cinta diajarkan Nabi dalam salah satu hadits "Belum beriman seseorang sebelum dia menyayangi saudaranya seperti dia menyayangi dirinya sendiri. artinya Cinta itu memberi bukan meminta.
    Pada saat Cinta itu harus memiliki or meminta maka cinta itu menjadi cinta yang salah alias Nafsu.
    Tidak komplit kalau cinta itu cuman memberi tetapi dia juga harus memaafkan, maka komplitlah definisi cinta itu.
    Semua ini adalah sifat-sifat ilahiyah yang sangat baik apabila bisa kita tiru.
    Abi

    BalasHapus